6 Langkah Mudah Budidaya Pohon Sengon [ Bernilai Ekonomi ]

6 Langkah Mudah Budidaya Pohon Sengon [ Bernilai Ekonomi ]

Ruangtani.com – Sebagian orang pastinya sudah mengenal atau sudah tahu dengan sengon ( albasia ) apa lagi bagi tukang kayu sudah tidak asing lagi, yang merupakan jenis kayu yang mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi.SENGON 6 Langkah Mudah Budidaya Pohon Sengon [ Bernilai Ekonomi ] Pada pohon sengon ini mampu mencapai yakni :Tinggi 30 hingga 45 meter Diameter sebesar 70 hingga 80 cm. Kayu sengon memiliki banyak sekali manfaatnya untuk kebutuhan sehari-hari seperti yakni : Seperti tiang bangunan rumah Untuk pagar jual bibit sengon solomon

Perabotan rumah tangga Tangkai korek api Kertas Dan lain sebagainya Pada pohon sengon ini sangat memiliki prospek bisnis yang cukup bagus, karena kebutuhan pada pohon sengon ini bisa mencapai lebih dari 500.000 meter kubik per tahunnya. Dan selain itu juga terdapat jaminan pemasaran yang dapat memungkinkan sengon ini memiliki harga jual yang cukup tinggi baik didalam maupun diluar negeri. Nah berikut ini adalah langkah-langkah cara budidaya pohon sengon. Baca juga : Inilah Cara Budidaya Buah Pinang Yang Banyak Manfaatnya Bagi Kesehatan

5 Panduan Lengkap Cara Budidaya Tanaman Aren Peluang Bisnis Jangka Panjang 8 Panduan Lengkap Cara Budidaya Nangka Mini Bernilai Jual Tinggi 8 Panduan Lengkap Dan Mudah Cara Budidaya Tumbuhan Karet Maksimal Produksi Ternyata Ini Pohon Mahoni Yang Berkhasiat Dan Banyak Manfaatnya Persiapan Pembibitan Untuk menanam sengon sangat dibutuhkan ketelatenan dan perlu kesabaran yang cukup, untuk teknik budidaya sengon ialah melalui biji. Untuk jumlah biji sengon yang diperlukan tergantung dari luas lahan yang akan ditanam. Untuk mempercepat perkecambahan biji sengon dilakukan dengan cara merendam benih sengon pada air mendidih sekitar 15 hingga 30 menit. Kemudian dinginkan benih dalam air dingin sekitar 24 jam.

Memilih Lokasi Pada sengon lokasi juga sangat menentukan tingkat keberhasilan untuk pertumbuhan sengon tersebut, pilihlah lokasi ( tempat ) yang datar dan memiliki sumber air yang dapat mudah dijangkau. Dipastikan memiliki kondisi tanahnya yang subur dan tidak ada adanya kandungan tanah liatnya, dan juga diusahakan lokasi lahan dekat dengan jalan angkut untuk dapat mempermudah pengangkutan pada saat panen nantinya.